Buah Naga

Buah Naga Kuning

Asal Buah Naga

Buah naga atau sering dijuluki dragon fruit memang bukan tanaman asli Indonesia. Asal tanaman ini adalah dari negara Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Utara.

Buah Naga Di Mexico
Buah Naga Di Mexico

Buah ini memiliki daya tarik tersendiri. Buahnya berwarna merah menyala dan bersisik hijau.

Rasa buahnya kombinasi antara rasa manis dan sedikit asam, sangat menyegarkan. Di dalam daging buahnya terdapat buliran kecil-kecil. Menambah lezatnya buah ini.

Sejarah Buah Naga

Dari negara asalnya, ia sudah menyebar luas ke berbagai penjuru dunia. Di Meksiko, Amerika tengah dan Amerika Utara buah ini disebut dengan nama buah pitahaya atau pitaya roja. Penduduk Indian sering memanfaatkan buah ini sebagai buah meja atau buah yang dikonsumsi segar.

Memang buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Utara dan Tengah. Akan tetapi tanaman ini lebih dikenal sebagai tanaman yang berasal dari Asia. Hal ini disebabkan ia banyak dikembangkan secara besar-besaran di wilayah Asia seperti di negara Thailand dan Vietnam.

Sebenarnya buah ini masuk ke daratan Asia pertama kali masuk ke Vietnam dibawa oleh orang Perancis sekitar tahun 1870.  Masuknya tanaman buah ini ke wilayah Vietnam sebenarnya ditunjukan sebagai tanaman hias.

Karena batangnya berbentuk segi tiga berduri dan sangat pendek terlihat seperti tanaman hias.

Ditinjau dari bunga tanamannyapun, bunganya sangat unik. Bunganya berbentuk seperti corong mulai mekar saat senja dan akan mekar penuh disaat malam.

Namun setelah dikembangkan cukup lama masyarakat Vietnam mulai melirik buah dari tanaman seperti kaktus ini. Hal ini terjadi setelah masyarakat mulai mengetahui rasa buah yang dapat dimakan.  Seperti yang dilakukan masyarakat Meksiko dan Indian.

Buah Naga di Vietnam
Buah Naga di Vietnam

Rasa buah  yang lezat dan nikmat sangat digemari masyarakat Vietnam. Di daerah tersebut dibudidayakan tanaman khusus untuk diambil buahnya.

Nama dragon fruit di wilayah Asia disebabkan oleh fungsi buahnya. Pada jaman masyarakat China kuno, mereka sering meletakan buah ini diatas meja altar diantara dua ekor patung naga yang berwarna hijau.

Tradisi religius dalam masyarakat China kuno ini dipercaya akan membawa berkah yang melimpah.

Warna merah dari buah ini sangat mencolok yang membuatnya juga memiliki nilai estetika. Tradisi inilah yang mendasari adanya julukan untuk buah naga yaitu thang loy dragon fruit.

Di Indonesia buah ini mulai dikenal sekitar pertengah tahun 2000. Bibit tanaman buah ini bukan dari negeri sendiri melainkan hasil import dari Thailand.

Iklim di Indonesia sangat mendukung pembudidayaan tanaman buah ini. Daerah di Indonesia yang hingga kini sudah mengemabngkan tanaman buah naga yaitu Jember, Mojokerto, Pasuruan, dan Jombang.

Baca Juga : Cara Pembibitan Buah Naga