Buah Salak

Buah salak

Buah salak merupakan buah daerah tropis yang banyak di tanam di wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filiphina.

Keunikannya rasa dan bentuknya menjadikan buah ini mendapat julukan unik Snake Fruit karena kulitnya yang bersisik seperti kulit ular.

Beberapa memiliki rasa yang manis, namun ada juga yang sepat sehingga akan cocok dijadikan sebagai bahan baku pembuatan manisan.

Buah salak yang manis sering dijadikan sebagai buah meja yang langsung dinikmati.  Salak yang masir itu ya manis, demikian banyak orang menyebutkannya.

Buah salak
Buah salak

Pohon Buah Salak

Pohon salak termasuk ke dalam klasifikasi kingdom Plantae, divisi Magnoliophyta, kelas Liliopsida, ordo Arecales, famili Arecaceae, genus Salacca, species Salacca zalacca.

Dengan demikian, nama Salak juga diambil dari nama latin salak yaitu Salacca zalacca.

Pohon buah ini bentuknya seperti pohon palem namun memiliki duri di sepanjang pelepah daunnya. Duri pelepah salak ini panjangnya dapat mencapai  5cm.

Pohon salak
Pohon salak

Perbanyakan pohon salak menggunakan anakan yang tumbuh di pangkal pelepahnya.

Daun tanaman salak ini berupa roset panjang dengan lapisan lilin putih keperakan di bawah daunnya.  Tepi daun tanaman salak ini juga berduri dan tajam.

Tanaman salak biasanya berumah dua.  Artinya adalah terdapat bunga jantan dan betina di dalam satu pohon.  Sehingga penyerbukannya dapat dilakukan sendiri.

Buah salak ada yang berbentuk bulat dengan ujung lancip, namun ada juga yang berbentuk lonjong (dengan ujung juga lancip).

Warna kulit buahnya ada yang coklat muda hingga coklat kehitaman.  Biasanya warna muda kulit buah menjadi indikator bahwa buah masih berusia muda.

Buah yang matang pada umumnya akan memiliki warna yang semakin gelap dan kehitaman.

Beberapa jenis memiliki rasa buah salak yang manis.  Namun ada juga yang memiliki rasa asam ataupun sepat.

Dalam satu buah rata-rata terdapat 3 butir anak buah dan biji yang terbungkus daging buah berwarna putih.

Penggemar buah salak akan banyak menjumpai buah ini di daerah Yogyakarta, Banjarnegara, Sumatera ataupun Bali.

Masing-masing daerah memiliki jenis salak yang berbeda-beda.  Untuk salak yang banyak tumbuh di daerah Banjarnegara ada yang jenis lokal dengan rasa yang sepat dan ukurannya sedang.

Buah salak yang masih di pohon
Buah salak yang masih di pohon

Dan ada salak klumut yang ukurannya lebih kecil, bentuknya lonjong serta kulit buahnya berwarna coklat gelap dengan rasa buah yang manis – sedikit asam menjadikannya nikmat di makan langsung.

Daerah Yogyakarta akan banyak salak pondok yang bentuk buahnya biasanya bulat dengan ujung lancip, ukuran buahnya kecil dan rasanya manis.

Jenis yang berbeda akan dijumpai pada salak yang berasal dari Bali.  Salak bali bentuknya lebih bulat daripada salak Yogyakarta, dan daging buah yang tebal serta biji yang kecil.

Rata-rata rasanya asam, namun sangat segar dinikmati.

Salak Bali ini sering juga dijadikan sebagai oleh-oleh khas daerah itu karena memang rasanya yang enak dan unik.

Manfaat Buah Salak

Bagi anda yang merupakan penggemar buah salak, pastinya bertanya-tanya, adakah manfaat dari buah ini?

Sebelum banyak membahas tentang manfaat ada baiknya kita mengetahui apa saja kandungan gizi yang ada di buah kecil ini.

Menurut para ahli diketahui bahwa buah salak ternyata memiliki kandungan zat besi (3,9 mg), vitamin B2 (0,2 mg), vitamin C (8,4 mg), karbohidrat (12,1 mg), kalsium (38 mg), posphor (18 mg), protein (0,8 mg), lemak (0,4 mg),  dan serat (0,3 mg).

Dengan kandungan tersebut maka akan khasiat buah salak adalah sebagai berikut :

Khasiat Buah Salak

  1. Mempercepat kesembuhan diare

Saat diare menyerang maka kita akan berulangkali ke WC untuk buang air besar.  Mengkonsumsi buah salak ketika diare datang ternyata dapat mempercepat kesembuhan diare.  Karena buah salak (terutama yang sepet) dapat membantu menghentikan diare.

  1. Khasiat buah salak untuk ibu hamil

Buah salak yang rasanya asam bisa membantu perempuan yang tengah hamil muda.  Morning sick yang sering menghampiri peremuan hamil muda bisa dikurangi dengan mengkonsumsi buah ini.

  1. Membantu diet

Buah ini termasuk buah dengan kandungan serat tinggi.  Untuk itu baik untuk membantu proses diet.  Dengan mengkonsumsi salak pada saat menjalani program diet, maka akan menunda rasa lapar sehingga mengurangi jumlah kalori yang masuk.

  1. Membantu kesehatan tulang

Meskipun jumlah yang dibutuhkan sedikit, namun kalsium diperlukan oleh setiap orang untuk menjaga kesehatan tubuhnya.  Kalsium ini memiliki fungsi untuk membantu kerja jantung serta menyehatkan tulang.

Tulang yang kerapatan kandungan kalsiumnya tinggi akan lebih sehat.

Kalisum juga terdapat di dalam buah ini.  Sehingga mengkonsumsi salak dapat membantu menyediakan kebutuhan kalsium bagi tubuh.

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Ketersediaan vitamin C yang cukup di dalam tubuh akan membantu tubuh menjaga imunitas.  Imunitas yang cukup di dalam tubuh tentu saja dapat membantu tubuh menjaga dari serangan virus dan bakteri yang dapat dijumpai di sekitar kita.

Buah salak memiliki kandungan vitamin C yang cukup banyak, sehingga mengkonsumsi buah ini akan membantu kita menjaga kesehatan tubuh.

  1. Menyehatkan pencernaan

Pencernaan yang sehat adalah pencernaan yang proses penguraian makanan dan proses penyerapan makanan tubuh bisa berjalan dengan baik.

Untuk menjaga kesehatan pencernaan tersebut, maka diperlukan serat yang cukup untuk membersihkan usus dari sisa-sisa makanan.

Dengan bersihnya usus dari sisa-sisa makanan maka kesehatan dinding usus akan lebih terjaga.

Efek Samping Buah Salak

Apapun yang dilakukan secara berlebihan dapat memberikan dampak buruk pada tubuh.  Hal yang sama juga ketika kita mengkonsumsi salak dalam jumlah yang berlebihan.

Sebenarnya apa bahaya buah salak jika kita mengkonsumsinya secara berlebihan?

  1. Kandungan seratnya yang tinggi ternyata dapat memicu terjadinya sembelit ketika dikonsumsi berlebihan.
  2. Sembelit juga berbahaya bagi ibu hamil. Itu sebabnya ibu hamil pun tidak diberkenankan mengkonsumsi buah ini terlalu banyak.
  3. Buah salak juga tidak baik untuk penderita maag karena kandungan serat yang tinggi dapat menyebabkan usus terluka dan ini tidak baik bagi penderita maag.

Dengan adanya keburukan buah salak tersebut maka kita bisa mengukur diri sendiri, kalau ada baiknya mengkonsumsi buah itu dalam jumlah yang wajar serta tidak berlebihan.

Penutup

Setelah mengetahui tentang buah ini maka kita bisa menghitung jumlah konsumsi yang bijak dan sesuai dengan kebutuhan kita.  Tentu saja jika jumlah yang kita makan tidak terlalu banyak, maka kita bisa mendapatkan begitu banyak manfaat baik buah salak.

Tinggalkan Balasan