Budidaya Jambu Air

Bibit Jambu Air

Tanaman Jambu Air

Budidaya Jambu Air – Jambu air merupakan tanaman yang termasuk kedalam kerabat jambu-jambuan atau Myrtaceae dan berasal dari Asia Tenggara.

Tanaman Jambu Air
Tanaman Jambu Air

Dalam membudidayakan tanaman ini cukup mudah apabila dilakukan pada daerah yang beriklim tropis seperti di Indonesia.

Tanaman ini memiliki potensi pasar yang cukup besar.

Biasanya masyarakat mengkonsumsinya untuk buah meja atau diolah menjadi rujak, jus, manisan atau asinan.

Buah yang memiliki rasa manis dan segar ini termasuk dalam buah musiman dengan ketersediaan yang melimpah pada musim-musim tertentu.

Selain itu buah jambu air ini memiliki beberapa jenis dan bentuk.

Baca Juga : Jenis Jambu Air

Ada beberapa jenis jambu air yang banyak ditemui di pasaran diantaranya yaitu ada jenis jambu air madu, jambu air cengkih, jambu air citra, jambu air king citra, jambu air kampret, jambu air king rose, jambu air lilin, jambu air kancing, jambu air irung petruk dll.

Tanaman jambu air ini cukup mudah ditanam dimana  saja baik di pekarangan rumah atau pun di dalam pot, namun anda perlu menggunaka pot yang besar.

Pada umumnya jambu air ini berupa perdu dengan tinggi berkisar antara 3 sampai 10 meter.

Memiliki batang yang bengkak-bengkok dan bercabang dari mulai pangkal pohon, terkadang gemangnya mencapai 50 cm.

Tanaman jambu air akan tumbuh dengan baik pada ketinggian antara 5-500 meter dari permukaan laut.

Artikel Sejenis :

Bibit Jambu Air

Semua orang terutama yang ada di Indonesia pasti tidak asing lagi dengan buah yang berwarna merah dan memiliki rasa yang manis ini.

Tanaman buah ini relative lebih mudah untuk dibudidayakan dan dalam waktu satu tahun tanaman ini dapat berbuah sampai tiga kali.

Bibit Jambu Air
Bibit Jambu Air

Bagi anda yang suka berkebun tentunya akan mencoba menanam buah yang satu ini.

Karena tanaman jmbu air ini memiliki potensi pasar yang cukup bagus dengan peminat buah yang cukup banyak juga.

Pembibitan pada tanaman jambu air dapat dilakukan dengan du acara yaitu dengan cara generative (dengan biji) dan vegetative (cangkok, stek).

Biasanya menggunakan cara generative akan lebih lama untuk berbuah dibandingkan cara vegetative yang lebih cepat untuk berbuah.

Sangat disarankan untuk anda yang ingin menanam pohon jambu air sebaiknya menggunakan cara vegetative.

Karena masa pemeliharaannya singkat dengan menghasilkan buah sekitar umur 2-3 tahun setelah tanam.

Sedangkan untuk cara generative lebih lama karena harus menunggu 7-10 tahun untuk dapat berbuah.

Namun ada cara lebih mudah lagi untuk mendapatkan bibit tanaman jambu air.

Sekarang ini banyak toko tanaman yang menjual berbagai bibit-bibit tanaman salah satunya bibit buah jambu air.

Anda dapat membelinya, namun tetap saja pilih bibit yang bagus dan berkualitas sehingga akan menghasilkan buah yang berkualitas juga.

Jambu Air Unggulan

Jambu air merupakan buah yang memiliki pasar yang cukup luas dan memiliki nilai ekonomi yang cukup luas.

Buah yang memiliki rasa manis dan segar ini dapat dikonsumsi secara langsung atau disajikan sebagai buah meja.

Selain itu juga dapat diolah menjadi berbagai olahan seperti jus, rujak, asinan dan manisan. Di Indonesia jambu air ini memiliki berbagai macam jenis sesuai dengan varietasnya.

Nah berikut kami berikan beberapa jenis jambu air unggulan yang cocok dibudidayakan di indonesia.

  • Jambu madu deli hijau

Buah jenis ini termasuk tanaman yang mudah berbuah, memiliki rasa yang sangat manis dan tidak memiliki biji.

Bibit Jambu Madu Deli
Bibit Jambu Madu Deli
  • Jambu madu kesuma merah

Jambu air ini memiliki buah berwarna merah, daging tebal, padat dan sangat rapuh. Tanaman ini memerlukan waktu yang lebih lama untuk berbuah dibandingkan dengan jambu madu deli hijau.

  • Jambu madu super green (jambu madu super)

Ukuran dari buah ini sangat besar dapat mencapai 1 gelas aqua gelas, rasanya super manis. Tanaman ini akan mulai berbuah sekitar umur 1-2 tahun sejak penanaman.

  • Jambu citra

Memiliki ukuran buah yang besar dengan rasa yang manis. Biasanya buah ini dapat berbuah 3 kali dalam satu tahun.

  • Jambu air delima

Jambu ini merupakan varietas unggulan khas dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Daging buahnya tebal, renyah dan tentu saja rasanya manis.

  • Jambu air bol jamaika

Jambu ini memiliki ukuran yang besar dapat mencapai satu genggaman orang dewasa. Memiliki rasa yang nikmat dan daging buah yang tebal.

Stek Jambu Air

Menanam jambu air dengan menggunakan cara stek merupakan salah satu cara agar tanaman berbuah lebat dan dapat menjadi pilihan ketika anda akan membudidayakan tanaman jambu air ini.

Cara membuat stek jambu air
Cara membuat stek jambu air

Stek merupakan metode perbanyakan tanaman dengan cara menumbuhkan bagian potongan tanaman menjadi tanaman baru.

Cara ini dipercaya lebih efektif dan dapat membuat tanaman lebih cepat berbuah. Selain itu metode ini juga lebih praktis, murah dan cepat dalam membudidayakannya.

Hasil tanaman yang menggunakan metode stek dalam penanamannya akan memiliki sifat yang identic dengan induknya.

Sifat-sifat tersebut meliputi bentuk buah, warna buah, ukuran serta rasa yang sama. Perbanyakan dengan metode ini sangat mudah karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Dalam menanam pohon jambu dengan metode stek anda perlu memperhatikan beberapa hal.

Pemilihan indukan tanaman yang akan dibuat stek akan mempengaruhi kualitas tanaman dan buah nantinya.

Akan lebih baik jika anda menggunakan induk tanaman yang memiliki kualitas yang bagus, baik dari tanaman, buah, ukuran, bentuk dan rasanya.

Cara Cangkok Jambu Air

Cangkok atau okulasi merupakan salah satu teknik perkembangbiakan tanaman yang cocok ditanam di dalam polybag atau pun di dalam pot.

Cangkok Jambu Air
Cangkok Jambu Air

Dengan teknik penanaman yang satu ini maka akan menghasilkan kualitas tanaman yang sama seperti induknya.

Tanaman dari hasil cangkok tidak akan tumbuh terlalu tinggi dan tanaman ini tidak akan memiliki akar tunggang.

Metode ini juga akan membuat tanaman lebih cepat berbuah dan dapat ditanam pada tanah dengan air yang tinggi.

Bagaimana siy cara mencangkok tanaman jambu air? Berikut kami berikan beberapa cara untuk mencangkok tanaman jambu air.

Langkah-Langkah Melakukan Cangkok Jambu Air

  • Pilihlah cabang pada induk yang telah memenuhi syarat seperti memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, memiliki pertumbuhan yang baik, tidak terlalu tua serta lurus.
  • Kerat atau sayat bagian pangkal yang telah dipilih secara melingkar dengan jarak antara 3-5 cm
  • Kemudian kupas kulit pada bagian yang sudah dikerat atau disayat. Lalu kerik cambium pada bagan yang sudah dikupas kulitnya sampai kering
  • Setelah itu ikatkan pembalut seperti sabut kelapa atau plastic pada bagian pangkal cabang cangkok
  • Selanjutnya masukkan media tanam berupa tanah yang dicampur dengan pupuk kendang (dengan perbandingan 1:1)
  • Setelah media tanam sudah dimasukkan ikat kembali pembalut (serabut kelapa atau plastik) bagian atasnya
  • Biarkan bibit tersebut tumbuh pada pohon induk selama 1,5-3,5 bulan atau sampai cabang cangkok memiliki akar
  • Setelah memiliki akar potong cabang dari pohon induk kemudian tanam di dalam pot (dengan ukuran cukup besar) yang sebelumnya telah diisi oleh tanah dan pupuk kendang dengan perbandingan 1:1 atau 2:1

Cara Menanam Jambu Air

Bagaimana cara untuk menanam tanaman jambu air?

Bagi anda yang ingin menanam buah jambu air baik di dalam pot, di pekarangan rumah atau perkebunan berikut kami berikan beberapa cara untuk menanam tanaman jambu air ini.

  • Memilih bibit jambu air

Dalam proses pembibitan dapat dilakukan dengan du acara yaitu cara generative dan cara vegetative.

Cara generative akan memerlukan waktu yang panjang untuk dapat berbuah. Sedangkan untuk cara vegetative akan lebih cepat untuk berbuah.

  • Penanaman bibit

Setelah menemukan bibit yang diinginkan, langkah selanjutnya yaitu penanaman bibit.

Pada penanaman bibit sebaiknya diatur dengan jarak sekitar 8×8 meter agar daun lega dan tidak tertindih.

Kemudian setelah mengatur jarak tanam buatlah lubang dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm. Biarkan lubang terbuka sekitar 2-3 cm dan bisa juga diberikan pupuk kendang sebagai pupuk dasarnya.

Masukkan bibit kemudian tutup dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kompos lalu siram.

Lakukan penanaman di pagi atau sore hari dan ketika menanam pada musim kemarau anda dapat menyiramnya tiap pagi dan sore.

Namun jika menanam pada musim kemarau anda harus perhatikan agar tidak tergenang air

  • Pemupukan tanaman

Setelah pemupukan awal untuk selanjutnya cukup memberikan pupuk 3 bulan sekali atau minimal 2 kali dalam satu tahun.

Caranya, letakkan pupuk pada jarak sekitar 1 meter dar pohon. Buat lubang dan masukkan pupuk tersebut.

  • Pemangkasan cabang

Untuk mendapatkan buah yang lebat anda dapat melakuka pemotongan cabang atau dahan-dahan jambu air.

Pemotongan ini dilakukan untuk mengurangi pohon yang terlalu rimbun. Dengan pohon yang terlalu rimbun nantinya banyak cabang yang tidak berbuah dan jarang terkena sinar matahari.

Jadi lebih baik dipotong saja agar cabang-cabang yang berpotensi mengasilkan buah yang bagus dapat tumbuh secara maksimal.

  • Pemanenan

Buah jambu air ini dapat berbuah 2 kali dalam satu tahun, kisaran pada bulan Juni-Agustus dan November-Desember.

Pupuk Jambu Air Cepat Berbuah

Pupuk merupakan material yang ditambahkan pada media tanam untuk mencukupi kebutuhan hara pada tumbuhan sehingga dapat berproduksi dengan baik.

Material pupuk ini dapat berupa bahan organic mau pun non organic (mineral). Pemupukan biasanya dilakukan 3 bulan setelah masa tanam.

Setelah itu 3 bulan kemudian dilakukan pemupukan kembali ketika pemupukan kedua ini berupa pupuk kendang seperti kotoran kambing (15 kg), tambah TS sekitar 100-150 gr.

Kemudian takaran ini diberikan lagi pada 3-4 bulan berikutnya.

Tidak hanya pupuk kendang saja, pupuk organic juga diperlukan untuk tanaman ini. Sampai tanaman umur 2 tahun setiap 4 bulan tambahkan NPK (15:15:15) sebanyak 25 gr per drum.

Sejak umurnya 3 tahun dan seterusnya anda dapat berikan 100 gr NPK (15:15:15) setiap drumnya.

Caranya mudah sekali anda dapat membenamkan pupuk NPK terhadap sedalam 10 meter kemudian siram sampai basah

Pupuk Untuk Pohon Jambu Air

Proses pemupukan merupakan salah satu factor yang dapat mempengaruhi banyak tidaknya tanaman berbuah.

Tujuan dari pemberian pupuk untuk tanaman yaitu agar tanaman mendapatkan asupan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan.

Pemupukan penting dilakukan ketika penanaman benih yaitu dengan campuran tanah dan pupuk kendang (2:1).

Setelah itu pemupukan akan dilakukan 3 bulan sekali atau paling tidak 2 kali dalam satu tahun.

Sebaiknya pemupukan dilakukan di sekeliling pohon dengan radius kurang lebih satu meter dengan jumlah pupuk yang cukup.

Ketika buah sedang berbuah maka pemupukan dilakukan 2 kali dalam satu minggu, tetapi jika pohon tidak berbuah maka akan dilakukan 1 kali dalam satu minggu.

Biasanya pupuk yang diberikan yaitu pupuk NPK dan pupuk kendang.

Dalam menanam pohon jambu air anda perlu melakukan pemupukan secara teratur dengan menggunakna pupuk kendang atau bisa juga mengggunakan pupuk kimia KCL dan TSP.

Tabulampot Jambu Air

Buah jambu air termasuk kedalam buah yang mudah untuk ditanam dan dibudidayakan.

Tanaman ini dapat anda budidayakan di berbagai tempat seperti di pekarangan rumah, perkebunan bahkan dapat ditanam di dalam pot (tabulampot).

Tabulampot dapat menjadi alternative yang tepat untuk membudidayakan jambu air.

Selain untuk menghemat lahan, tumbuhan yang di tanam di dalam pot juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias.

Dalam membudidayakan tanaman jambu air di dalam pot ada dua factor yang penting yaitu factor eksternal dan factor internal.

Factor eksternal dalam budidaya jambu air menggunakan pot ini yaitu iklim, kondisi geografis tempat budidaya, curah hujan dan angina.

Sedangkan untuk factor internal yang tentunya berkaitan dengan perilaku pembudidayaan termasuk pada pemilihan bibit, penyiramman, pemupukan, perontokan, penyiangan hama dan penyemprotan.

Bonsai Jambu Air

Sekarang ini lahan kosong semakin berkurang, apalagi pada daerah perkotaan. Sehingga banyak orang yang tidak dapat memiliki tanaman di rumah mereka.

Untuk menanggulangi permasalahan tersebut dapat menanam bibit tanaman di dalam pot atau bibit bonsai.

Pot tidak memerlukan tempat yang besar dan dapat di tempatkan dimana pun dengan mudah.

Adapun bibit jambu bonsai yang sekarang ini dapat kita temukan seperti bibit bonsai jambu air, jambu krikil dan jambu klutuk.

Untuk menanm pohon  bonsai jambu sendiri sebenarnya tidak sulit. Dalam menanam bonsai jambu air anda hanya perlu menyiapkan pot yang berukuran agak besar, tanah yang gembur serta pupuk.

Siapkan juga air untuk menyiram tanaman tersebut. Ketika anda akan memasukkan bibit bonsai ke dalam pot, jangan lupa untuk memotong akar tunggangnya terlebih dahulu.

Potong sedikit saja serta potong separuh dari lebar daunnya. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari terjadinya penguapan yang berlebih.

Untuk mendapatkan hasil buah yang baik maka anda perlu merawat dan menyirangnya secara teratur.

Anda juga perlu memangkas cabang tanaman terutama pada cabang tanaman yang berada dekat dengan batang utama yang berbuah.

Selain itu anda juga perlu memberikan pupuk secara teratur.

Kebun Jambu Air

Buah air memang sangat popular di kalangan masyarakat, selain rasanya yang nikmat dan segar buah ini juga memiliki banyak kandungan air di dalamnya.

Di Indonesia kita akan mudah menemukan tanaman jambu ini disekitar kita. Biasanya masyarakat menanam tanaman ini di pekarangan rumah atau ada yang menanamnya di kebun.

Buah jambu air ini memang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Dengan banyaknya masyarakat yang menyukai buah jambu air ini sehingga banyak dari para petani membudidayakan tanaman jambu air menjadi usaha.

Biasanya para tani akan membudidayakan tanaman jambu air di kebun milik mereka. Jenis jambu yang sering kita temui biasanya jambu citra.

Tinggalkan Balasan