Jambu Madu

Jambu Madu Deli Hijau

Pohon Jambu Madu

Jambu madu merupakan salah satu jenis jambu air yang memiliki rasa manis tulen. Pohon jambu ini dapat dengan mudah kita temukan di berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Dengan setiap daerahnya memiliki nama yang berbeda-beda. Salah satu jenis unggul dan banyak diburu oleh masyarakat yaitu jenis buah jambu madu.

Pohon jambu air madu ini tidak memiliki akar tunggang, tetapi tetap tumbuh dengan kokoh.

Hal tersebut karena tanaman ini didukung oleh akar serabut yang banyak, panjang dan kuat sehingga tanaman menjadi kokoh.

Akar tanaman ini memiliki Panjang serabut mencapai 2 sampai 4 meter dari pangkal pohon. Serta mampu menembus tanah sampai kedalaman sekitar 2 meter.

Batang pohon jambu air madu memiliki tekstur permukaan kulit yang agak kasar dengan warna kecoklatan dan letak percabangan di mulai kurang lebih 30 cm dari pangkal batang.

Daun jambu jenis ini termasuk ke dalam daun tunggal dengan dengan bentuk tulang daun yang menyirip dan memiliki warna hijau tua mengkilap pada bagian atas dan warna hijau pada bagian bawah.

Untuk buah jambu air madu ini memiliki warna merah dan hijau dengan rasa yang manis seperti namanya.

Bentuk buahnya seperti lonceng , tekstur kulitnya halus dan daging buah berwarna hijau.

Agar dapat menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang baik tanaman ini memerlukan syarat pertumbuhan yaitu iklim dan tanah.

Faktor iklim yang mempengaruhi yaitu salah satunya curah hujan yaitu sekitar 500-3000 mm/tahun.

Serta dengan musim kemarau kurang lebih 4 bulan sehingga tanaman ini menghasilkan buah yang berkualitas.

Selain itu cahaya matahari yang cukup juga dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman jambu madu.

Buah Jambu Madu

Siapa siy yang tidak tahu dengan buah jambu?

Buah yang memiliki banyak kandungan air ini memiliki banyak jenis terutama di Indonesia, salah satunya yaitu buah jambu madu.

Buah jambu air madu ini memiliki rasa yang sangat manis seperti namanya.

Jambu air madu ini juga merupakan tanaman buah yang cukup popular serta banyak dikonsumsi oleh orang-orang.

Jambu madu sendiri memiliki beberapa jenis lainnya diantaranya yaitu jambu madu deli hijau, jambu madu kesuma merah dan jambu madu super green (jambu madu super).

Pada umumnya jambu madu termasuk kedalam salah satu jenis jambu air.

Jambu madu bukanlah varietas asli dari Indonesia, namun buah ini merupakan rekayasa teknologi pertanian sehingga menciptakan jambu air dengan rasa dan bentuk yang berbeda.

Ukuran buah ini cukup besar dengan bentuk yang lonjong memanjang.

Jika anda akan membedakan buah jambu air dengan buah jambu madu anda akan dengan mudah membedakan dari rasanya.

Buah jambu air ketika dimakan masih memiliki rasa keasaman, tetapi ketika anda memakan buah jambu madu anda akan merasakan rasa manis yang benar-benar manis tanpa ada rasa masam.

Bagi anda yang menyukai manis pasti langsung menyukai buah yang satu ini.

Jenis Jambu Air Madu

Jambu air merupakan tanaman unggulan yang termasuk kedalam suku jambu-jambuan atau Myrtaceae.

Tanaman ini diduga berasal dari Asia Tenggara. Buah jambu air ini memiliki keunggulan dengan rasanya yang manis dan menyegarkan karena memiliki kandungan air yang banyak.

Sehingga cocok sekali jika dihidangkan untuk cemilan sehat dikala rasa haus dan suntuk datang.

Seringkali buah jambu jenis ini dikonsumsi secara langsung, tetapi ada juga yang menolahnya menjadi rujak, jus bahkan manisan atau asinan buah.

Di Indonesia ada bermacam-macam jenis jambu air yang dapat kita jumpai. Biasanya jambu air ini ditanam di pekarangan rumah warga atau di perkebunan.

Salah satu jenis buah jambu air yang disukai banyak orang yaitu buah jambu air madu. Seperti namanya, buah ini memiliki rasa yang sangat manis.

Banyak yang menganggap bahwa jambu madu ini sama seperti buah jambu air. Memang benar jika jambu madu sama sama termasuk ke dalam suku jambu-jambuan.

Namun jambu air memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan ukuran yang dimiliki oleh jambu madu.

Tahu gak sih? Ternyata ada beberapa jenis jambu yang dimiliki oleh jambu air madu ini loh.

Apa saja ya jenis-jenis buah jambu madu?

Buah jambu madu dibagi menjadi tiga jenis yaitu

  • buah jambu madu deli hijau,
  • jambu madu kesuma merah dan
  • jambu madu super green (jambu madu hijau).

Dimana ada dua warna dari buah jambu yang memiliki banyak kandungan air dan rasa yang manis ini yaitu warna merah dan warna hijau.

  • Jambu madu deli hijau

Jambu Madu Deli Hijau
Jambu Madu Deli Hijau

Jambu madu deli hijau merupakan jambu air yang memiliki warna hijau dan memiliki tingkat kemanisan yang luar biasa.

Buah ini tidak memiliki biji didalamnya serta memiliki daging yang rapuh sehingga semakin lezat dan nikamat untuk dimakan.

Pohon buah jambu air madu deli ini dapat menghasilkan buah yang lebat atau banyak meskipun ukuran buahnya tidak lebih besar dari jenis jambu madu lainnya.

Selain itu, buah jambu air jenis ini juga lebih cepat berbuah.

  • Jambu madu kesuma merah

Jambu madu kesuma merah merupakan salah satu jenis jambu unggulan yang memiliki warna merah dengan daging buah yang tebal.

Bahkan saking tebalnya buah ini hampir tidak ada lubang bijinya sehingga dagingnya padat dan rapuh.

Berbeda dengan buah jambu air madu deli hijau, buah jambu madu kesuma merah ini memiliki waktu yang lebih lama untuk berbuah.

Hal tersebut dikarenakan pohonnya yang besar sehingga pohon ini akan mulai berbuah pada usia 13-15 bulan.

  • Jambu madu super green (jambu madu super)

Buah jambu super green ini merupakan buah unggulan yang memiliki ukuran buah yang sangat besar seperti namanya.

Besar dari buah jambu air madu super ini hampir sama seperti satu aqua gelas dan jika ditimbang 1 kg berisi sekitar 4 buah jambu.

Meskipun memiliki ukuran yang besar, jambu madu super ini memiliki rasa yang sangat manis dari atas sampai bawah.

Tanaman ini akan mulai berbuah pada umur sekitar 1-2 tahun sejak penanaman.

Pohon jambu ini menghasilkan buah yang besar-besar sehingga tidak selebat seperti pohon buah jambu madu deli hijau.

Namun pohon buah jambu madu super yang tergolong memiliki pohon yang lebih besar ini maka dapat berbuah lebih banyak juga.

Baca Juga :

Jambu Air Madu Deli

Jambu Madu Deli Merah
Jambu Madu Deli Merah

Jambu air madu deli merupakan buah jambu air ungulan yang banyak diisukai oleh masyarakat karena memiliki rasa yang sangat manis dan segar.

Bahkan varietas dari jambu ini termasuk kedalam varietas yang memiliki kemanisan tertinggi di Indonesia.

Buah jambu air Deli ini memiliki nama latin Syzygium aqueum. Memiliki daging buah bertekstur renyah tanpa biji, ukurannya pun cukup besar dan dapat dipanen sepanjang tahun tanpa mengenal musim.

Buah jenis ini mampu mencapai berat antara 200-300 gr dalam setiap buahnya. Pohon jambu air deli ini tergolong kepada buah yang mudah untuk berbuah.

Pohon ini dapat langsung berbuah ketika berumur 1 tahun, bahkan dalam satu tahun pohon jambu air madu deli ini dapat berbuah sebanyak 3 kali.

Biasanya pohon buah jambu deli ini ditanam di pekarangan rumah warga atau ditanam dalam skala rumahan.

Manfaat Jambu Madu Deli

Tahukah anda?

Ternyata selain rasanya yang nikmat buah ini memiliki berbagai macam kandungan di dalamnya loh.

Berbagai kandungan yang ada didalam buah jambu air deli membuat buah ini memiliki berbagai macam khasiat untuk tubuh.

Anda penasaran apa saja khasiat yang diberikan dari buah jambu air madu deli ini? Nah berikut kami berikan beberapa khasiat dan manfaat dari buah jambu air madu deli ini diantaranya yaitu:

  • Menjaga kadar gula dalam darah

Bagi anda yang mengalami diabetes tidak perlu khawatir untuk tidak merasakan manisnya buah ini.

Karena buah jambu deli ini memiliki kandungan jambosine dengan jenis alkaloid yang dapat mengatur pati makanan menjadi gula.

  • Meningkatkan sistem imunitas tubuh

Di dalam buah jambu jenis deli ini memiliki komponen yang aktif dan stabil yang dapat berfungsi sebagai anti bakteri dan anti mikroba.

Sehingga dapat menahan berbagai perkembangan berbagai macam infeksi yang ada di dalam tubuh.

  • Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Kandungan serat yang terdapat didalam buah jambu ini dapat memperlancar sistem pencernaan anda.

  • Menjaga kecantikan kulit

Tingginya kandungan Vitamin C yang ada didalam buah jambu madu deli dapat menjaga kelembaban kulit serta lebih bercahaya.

Cara Menanam Jambu Madu

Biasanya kita sering menemukan pohon buah jambu madu yang ditanam di pekarangan rumah warga atau ada juga yang ditanam di perkebunan.

Namun pohon buah ini juga dapat ditanam di dalam pot. Pada umumnya tanaman jambu air ini berupa tanaman perdu dengan memiliki ketinggian mencapai 3-10 meter.

Nah apakah anda ingin tahu bagaimana cara menanam buah ini?

Dalam menanam buah jambu ini anda perlu menyiapkan bibitnya terlebih dahulu.

Anda perlu memperhatikan pemilihan bibit dari tanaman jambu ini, pilih bibit yang berkualitas karena nantinya akan berpengaruh kepada kualitas buah yang dihasilkan.

Bibit ini dapat diperoleh dengan cara stek atau cangkok dari tanaman indukan yang telah berbuah. Atau bisa juga membeli di toko tanaman.

Tahapan Menanam Jambu Madu

Berikut kami berikan beberapa cara untuk menanam pohon buah jambu madu.

  • Campurkan tanah, kompos dan sekam padi terlebih dahulu dengan ukuran masing-masing yaitu 50 % tanah, 30 % kompos dan 20 % sekam padi di tempat yang terpisah
  • Masukkan ke dalam pot atau polybag dengan ketinggian sekitar 5 cm. pilih pot atau polybag yang besar dengan ukuran polybag sekitar 60×70.
  • Kemudian ambillah bibit buah jambu air madu dan buka polybag bibit lalu masukkan kedalam pot atau polybag yang sudah diisi dengan tanah, kompos, dan juga sekam padi
  • Setelah itu ambil tanah, kompos dan sekam padi yang masih ada lalu masukkan kedalam pot atau polybag. Isi sampai penuh setinggi tanah bibit jambunya
  • Jika anda menanam menggunakan polybag, anda dapat melipat polybag nya agar tidak ketinggian.

Pastikan jika tanah yang diisi tidak penuh setinggi polybag atau potnya agar ketika pohon sudah membesar akan mudah dalam menambah kompos atau pupuk secara bertahap.

Selain itu juga agar pohon selalu mendapatkan kompos atau pupuk yang baru.

Jika terlalu banyak dalam mengisi tanah, apalagi pohon masih terbilang kecil maka pot yang sudah penuh dengan tanah tersebut akan sulit untuk memberikan pupuk kendang atau kompos secara bertahap.

Cara Merawat Jambu Madu

Setelah menanam tanaman ini, pastinya perlu melakukan proses perawatan pada tanaman untuk menghasilkan buah yang banyak dan berkualitas baik.

Beruntung sekali jika anda dapat mengembangkan tanaman buah jambu madu ini dalam skala yang besar.

Dimana kita ketahui bahwa tingkat kesulitannya pun tergolong rendah.

Bahkan anda hanya memerlukan waktu satu jam per hari untuk merawat pohon jambu yang sudah dewasa agar dapat tumbuh dengan optimal.

Penanaman

Menanam pohon jambu ini dapat dilakukan secara langsung ditanah atau pun dengan bantuan pot.

Anda dapat membuat lubang penanaman di tanah yang memiliki jarak sekitar 2,5 sampai 3 meter, sehingga tanaman akan tumbuh secara normal.

Untuk penanaman pohon jambu madu dengan menggunakan pot dapat melakukan teknik pembuatan tabulampot yang benar dan sederhana.

Namun anda harus perlu memperhatikan jarak dan ukuran dalam menanamnya.

Karena dengan penanaman yang terlalu rapat atau penggunaan pot yang berukuran terlalu kecil dapat mengakibatkan terjadinya ketidaknormalan pertumbuhan terhadap tanaman yang ditanam.

Penyiraman

Untuk merawat tanaman buah jambu madu anda dapat melakukan penyiraman yang teratur pada waktu siang dan sore hari.

Jambu madu merupakan tanaman yang membutuhkan cukup banyak air untuk dapat tumbuh secara besar dan normal.

Namun ketika musim kemarau anda dapat meningkatkan penyiraman menjadi 3-4 hari agar kebutuhan air dapat terpenuhi.

Pemupukan

Selain itu anda juga tidak boleh lupa untuk memberikan pupuk kandang dan pupuk NPK pada tanaman.

Hal tersebut dilakukan agar tingkat kesuburan media tanam dapat terjaga, sehingga pohon jambu madu dapat berbuah dengan lebat.

Anda perlu memberikan perhatian yang penuh terhadap kondisi tanaman dengan cara melakukan pemupukan seperti pupuk kendang dan pupuk NPK secara berkala.

Taburkan pupuk disekitar pohon tanpa mengenai batang utamanya dan ketika sudah mendekati masa panen anda perlu meningkatkan frekuensi pemberian pupuk sebanyak 2 kali per minggunya.

Pengendalian hama dan penyakit

Pemberantasan hama dan penyakit juga merupakan salah satu cara untuk merawat tanaman jambu.

Hal tersebut bertujuan untuk memastikan jika tanaman dapat menghasilkan kualitas yang tinggi tanpa mengalami pembusukan, rasa kurang sempurna dan kecatatan bentuk luar dari buah yang dihasilkan.

Maka anda perlu melakukan penyemprotan hama dan penyakit secara rutin dengan penggunaan pestisida dan insektisida yang sesuai dengan umur tanaman.

Pupuk Jambu Madu

Pohon jambu madu dapat menggunakan pupuk organic untuk membuat tanaman menjadi tumbuh subur dan berbuah dengan maksimal.

Namun selain menggunakan pupuk organic, pupuk anorganik juga perlu diberikan.

Sebenarnya pemupukan dapat ditanyakan kepada penjual pupuk, karena ada berbagai pupuk yang dapat membantu anda untuk meningkatkan kesuburan pada tanaman.

Anda perlu memberikan pupuk sesuai dengan aturan pakai karena jika berlebihan dalam pemberiannya maka akan menyebabkan kematian atau kerusakan pada pohon jambu tersebut.

Untuk standarnya anda dapat menggunakan pupuk NPK Mutiara 16-16-16 berwarna biru yang berguna untuk menyuburkan tanaman.

Anda juga harus perhatikan dosis dan aturan dalam menggunakan pupuk tersebut.