Pepaya

Pepaya

Deskripsi Buah Pepaya

Apakah anda mengenal buah pepaya?

Yapp tentunya anda sudah mengenal buah enak ini.

Ia adalah buah yang tergolong buah dan sayuran populer yang digemari masyarakat Indonesia. Permintaan akan buah ini di pasaran sangat tinggi.

Sebagai komoditas buah yang penting, ia memiliki berbagai keunggulan.

Keungulannya dapat kita ketahui dari buahnya yang mampu berbuah sepanjang tahun dan tidak memerlukan lahan penanaman yang luas.

Baca Juga : Diet Pepaya

Nama pepaya dalam Bahasa Indonesia diambil dari Bahasa Belanda yang disebut papaya.

Di Indonesia sendiri buah ini di beberapa daerah disebut dengan kates, gandul, dan gedang.

Sementara itu  di negara Filipina dikenal dengan istilah kapaya atau lapaya.

Sedangkan di negara Thailand ia disebut mala kaw, Vietnam (du du), dan di China fan mu gua.

Baca Juga : Pepaya California

Penyebaran Buahnya Pepaya

Penyebaran ini diduga berawal dari Meksiko bagaian selatan sampai ke Nikaragua.

Ia disebarkan oleh pelayar-pelayar yang ingin menjelajah samudra.

Pelayaran yang pertama dilakukan oleh protugis pada abad ke 16, bermulai dari negara Afrika Selatan, Kepulauan Hawai, India, sampai di Australia.

Lalu menyebar ke berbagai negara tropis termasuk Indonesia. Penjelajahan bangsa Eropa di Indonesia sejak abad ke 17 yang menyebarkan biji-biji buah ini di wilayah kolonialnya.

Buah Pepaya

Buah ini termasuk buah yang bertekstur lunak dengan rasa manis.

Buah ini adalah buah asli Amerika tropis dan kini telah menyebar ke berbagai benua dan negara-negara yang mempunyai iklim tropis.

Ia kerap di konsumsi dalam keadaan segar ataupun dibuat dalam berbagai olahan lezat.

Pepaya
Pepaya

Tak jarang juga buah mudanya dikonsumsi sebagai sayuran dan obat.

Buah ini sering dikenal sebagai the health fruit of angels karena rasa buahnya dikatakan seperti rasa surga dan sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Bentuk buahnya memanjang dengan ujung yang runcing atau oval.

Warna kulit buahnya yang masih muda berwarna hijau gelap dan jika sudah matang berwarna hijau muda serta kuning.

Buah ini dagingnya berwarna orange dengan biji dibagian tengah buah.

Biji–biji buahnya berwarna hitam kecil terbungkus sejenis lapisan lendir  dan tidak bisa untuk dimakan.

Jika mengkonsumsi buah ini bijinya harus dibuang terlebih dahulu.

Baca Juga : Jus Pepaya

Tanaman Pepaya

Tanaman buah ini termasuk jenis tanaman perdu dengan akar kuat tanpa memiliki percabangan.

Tanaman pohon ini bersifat tahunan dan dapat tumbuh dimana saja.

Di Indonesia sendiri tanaman ini banyak di jumpai hampir di setiap daerah.

Baik itu tumbuh liar ataupun sengaja di tanam.

Tanaman buah ini sering di tanam pada halaman-halaman rumah atau kebun yang sudah berkembang menjadi komoditas yang diunggulkan.

Tanaman Pepaya
Tanaman Pepaya

Ia tumbuh baik pada daerah yang beriklim tropis yang cuacanya panas dan lembab.

Suhu optimal untuk tanaman ini antara 30-35 derajat Celsius.

Tanaman buah ini dapat berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim.

Pohon Pepaya

Pohonnya tumbuh tegak, bertajuk rimbun dan berbatang tunggal. Ia dapat tumbuh setahun atau lebih.

Pohon ini tumbuh tinggi mencapai 5 sampai 10 meter. Nama latin pohon pepaya adalah Carica papaya L marga Carica dan family Caricaceae.

Ciri-Ciri Pohon Pepaya

Berikut ini ciri-ciri pohon buah ini:

1). Batang pohon pepaya

Batang pohonnya bersifat basah (herbaceus), lurus, tidak berkayu, silindris, berwarna putih kehijauan, berongga, dan mengandung banyak air dan getah.

Batangnya tunggal dan tidak memiliki percabangan tapi pada batang atas jika ditebang  batang juga bisa bercabang.

2). Akar tunggang

Pohon ini memiliki akar tunggang dan berakar cabang.

Akar pohonnya mendatar ke semua arah ke dalam tanah sampai 50 cm lebih dan menyebar  dari pusat batang tanaman sekitar 60-150 cm.

Pohon ini mempunyai akar yang kuat serta akar tanaman ini putih kekuningan.

Agar tanaman ini dapat tumbuh subur akar membutuhkan jenis tanah gembur, berkecukupan air di saat musim kemarau. Dan jika saat musim hujan air tidak menggenag yang dapat membuat akar menjadi busuk.

3) Daun pepaya

Tersusun spiral  saling menutupi ujung batang. Daun buah ini termasuk jenis daun tunggal, ujung meruncing dan bagian tepi daun bergerigi.

Daunnya lebar setiap helainya, pertulangan daunnya menjari sehingga helaian daun menyerupai telapak tangan.

Daun buahnya berdiameter 20 cm sampai 75 cm.

Daun pohon ini ditopang tangkai yang panjang dan berongga menyerupai pipa.

Permukaan atasnya berwarna hijau tua sedangkan permukaan bawah daun berwarna hijau muda.

Daun buah ini mempunyai berbagai kandungan gizi yang cukup beragam manfaatnya.

Ia mengandung sejenis zat papain yang cukup tinggi yang membuatnya memiliki rasa pahit.

Zat papain bersifat stomakik yang bisa membuat nafsu makan bertambah.

Daun buah ini sering dimanfaatkan ibu-ibu rumah tangga untuk dibuat olahan seperti olahan dengan santan ataupun tumis.

Rasa pahit daunnya dapat dinetrallisir dengan merebusnya bersama daun jambu biji/klutuk, daun singkong atau lempung tanah liat.

Jenis Pepaya

Jenis buah ini dikenal dari ukuran, bentuk, warna, rasa, serta tekstur daging buahnya.

Jenis-jenis buah ini diantaranya adalah :

  • Pepaya Bangkok tipe buah besar

Jenis yang Bangkok didatangkan dari negara Thailand pada tahun 1970-an. Ia diunggulkan karena buahnya berukuran besar beratnya mencapai 3,5 sampai 4,0 kg per buah.

Daging buahnya berwarna jingga kemerah-merahan. Rasa buahnya manis bertekstur keras membuat buah Bangkok daya tahannya cukup lama dibandingkan jenis yang lainnya.

Rongga buah pepaya ini kecil sehingga daging buahnya tebal. Permukaan kulit buahnya tidak rata juga kasar.

  • Pepaya Cibinong tipe buah besar

Jenis yang Cibinong buahnya panjang, besar dan lancip. Bobot ukuran buah jenis cibinong rata-rata 2,5 kg per buahnya.

Ia akan tampak matang dari warna kulit buahnya.

Pada saat buah ini mulai matang bagian ujung kuning sedangkan bagian yang lain tetap hijau. Daging buah merah kuning , rasanya manis dan bertekstur keras.

  • Pepaya California tipe buah sedang

Jenis yang California berasal dari Malaysia meskipun nama pepaya California. Jika perawatan buahnya dilakukan dengan benar buah ini dapat berbuah sepanjang tahun.

Bahkan tanaman dapat berproduksi maksimal 3 tahun. Buah jenis California daging buahnya manis dan sangat segar. Buah ini berbobot 1 sampai 1,5 kg per buahnya.

  • Pepaya Hawaii tipe buah mungil

Jenis yang Hawaii merupakan jenis dari kepulauan Hawaii, Amerika Serikat. Ukuran buahnya mungil, rata-rata bobot buahnya 400-600 gram.

Bentuk buahnya agak bulat atau bulat panjang. Kulit buahnya tebal jika sudah matang warnanya berwarna kuning cerah. Daging buah ini manis legit berwarna kuning cerah.

Budidaya Pepaya

Budidaya buah ini sangatlah menguntungkan dan bisa dijadikan usaha agribisnis.

Tanaman buah ini mudah di budidayakan di wilayah tropis.

Bibit  pepaya dapat kita peroleh dari hasil membeli bibit unggul atau membuat bibit sendiri.

Jika membuat bibit sendiri usahakan bijinya berasal dari buah unggul dan berkualitas. Biji dapat diperoleh dari dalam buah atau membeli benih buah.

Jika sudah memperoleh benih mulailah menyiapkan tempat seperti misalnya polybag.   Jika menggunakan polybag, jangan lupa untuk melubangi tanah menggunakan jari.

Tunggu sampai benih mulai tumbuh dan jangan lupa lakukan penyiraman benih.

Bibit yang bagus adalah bibit yang tidak layu, hijau dan tumbuh tegak.

Cara Menanam Buah Pepaya

Berikut ini cara menanam buah ini :

  • Memilih lokasi tanam

Memilih lokasi tanam yang tepat adalah salah satu hal yang dapat menentukan keberhasilan membudidayakan buah ini.

Yang pertama pilihlah lokasi dengan curah hujan berkisar 1.500-3.800 mm/tahun dengan 6 bulan basah dan suhu harian 21-32 derajat Celsius.

Yang kedua ketinggian tempat penanamannya kurang dari 600 meter diatas permukaan laut.

Selanjutnya keasaman tanah di lima titik berbeda dilahan yang akan ditanam. Rata-rata pH tanah mencapai 4,5 sampai 7.

Pilihlah lahan dengan tanah bertekstur pasir atau aluvial. Tanahnya harus mengandung cukup bahan organik atau humus.

  • Pembuatan lubang tanam

Pembuatan lubang tanam harus dengan jarak tanam yang tepat agar pohon tumbuh dengan baik.

Bentuk tanah menjadi bedeng-bedeng panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan.

Saat menggali lubang tanam pisahkan tanah bagian atas disebelah kanan sedangkan tanah bagian dalam di sebelah  kiri.

Untuk menimbun tanah terlebih dahulu tanah di sisi kiri di ikuti tanah dibagian kanan.

Campurkan tanah lapisan atas dengan pupuk organik.

Lakukan sebelum masa penaman bibit pepaya sekurangnya 1 minggu. Biarkan lubang terbuka selama 1-2 minggu.

  • Menanam pepaya

Mulailah menanam dan hati-hati jika saat memindahkan bibit ke lubang.

Rawatlah bibit dengan penuh perhatian agar memperoleh buah yang maksimal dan berkualitas.

Penyiraman selanjutnya dilakukan setiap pagi dan sore hari terutama saat musim kemarau.

Kandungan Gizi Pepaya

Buah ini memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh kita.

Kandungan gizi dalam buah ini sangatlah lengkap.  Mulai dari buahnya, daunnya, biji, sampai akarnya dapat bermanfaat sebagai obat.

Para ahli juga sudah membuktikan kandungan gizi buah ini sangatlah lengkap.

Sekitar tahun 1992, The Center for Science in the Public Interest atau CSPI di Amerika Serikat meneliti setidaknya 40 jenis buah.

Hasil penelitian tersebut dinyatakan buah ini adalah buah yang menyehatkan. Kandungan gizi buah pepaya diantaranya:

Fosfor 12 mg

Vitamin A 365 SI

Vitamin C 78 mg

Vitamin B1 0,04 mg

Karbohidrat 12,2 gram

Energi 46 kkal

Lemak 0 gram

Protein 0,5 gram

Kalsium 23 mg

Air 86,7 gram

Besi 1,7 gram

Kalori Pepaya

Kalori dapat diartikan sebagai alat ukur untuk mengukur kebutuhan jumlah makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya untuk melakukan segala aktivitas.

Kalori yang terdapat dalam buah ini sangat bermanfaat untuk menjaga kestabilan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan kalori dalam buah sekitar 55 kkal kalori dalam setiap porsi buahnya.

Kalori pada buah ini akan merubah lemak menjadi energi. Jika anda rajin mengkonsumsi buah ini anda akan lebih bersemangat menjalankan aktivitas harian anda.

Sekian dari artikel ini semoga kita lebih tahu mengenai seluk beluk buah ini.  Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan